Ciri-Ciri Penipu Penjual Mebel Furniture Online

Transaksi online di masa sekarang ini mungkin sudah menjadi kebudayaan di masyarakat. Banyak orang yang membeli barang-barang keperluannya dari internet. Mereka sengaja mencari lalu membeli dengan cara transfer via bank. Hal ini tidak terlepas dari semakin mudahnya jaringan internet. Dari kota sampai pelosok desa, jaringan internet sudah sangatlah luas. Lalu bagi mereka yang kreatif kemudian menjajakan dagangannya melalui online internet.

penjual dan penipu online
ilustrasi penipu online

Maraknya penjualan jual beli online juga tidak luput dikarenakan masyarakat yang sudah peka terhadap teknologi. Mulai dari anak kecil hingga orang tua, banyak yang sudah bisa dan mengerti dalam mengoperasikan gadget. Teknologi gadget dimasa sekarang memang sangatlah bagus. terbukti banyak sekali gadget keluaran terbaru sang spek nya bagus dan dijual dengan harga murah. Hp android yang mempunyai teknologi berinternet yang cukup baik, bak kacang goreng laris manis di pasaran. Begitu juga dengan laptop dan komputer, anak-anak SD sudah diajari mengoperasikan, sehingga sudah sangat lihai menjalankan. Trend berinternet ria kini sudah menjadi virus yang berkembang di masyarakat.

Namun seiring dengan banyaknya orang yang bisa mengakses internet, masalah baru kemudian muncul. Jika jaman dulu orang berjualan melalui ketemu langsung, sekarang dengan online atau internet orang-orang bisa berbicara atau bertatap muka dari jarak yang jauh. Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mereka yang ingin mencari rezeki dari jalan menyalahi aturan hukum negara dan hukum agama. Mereka mencari uang dengan jalan menipu memanfaatkan jual beli yang tidak bertemu langsung.

Sebenarnya calon pembeli melalui online tahu bahwa ada hal yang tidak beres dalam harga dan sistem pembayaran. Namun karena tergoda oleh The Power Of Murah akhirnya menutup hati dan pikiran dan lalu membutakan segalanya. Jika dicermati secara garis besar, umumnya orang dengan niat menipu biasanya menggunakan nama, alamat, dan gambar dari penjual yang resmi. Atau dalam istilahnya adalah menyamar menjadi pedagang yang asli dengan memalsukan data-data. Akses data tentang penjual resmi yang begitu mudah diambil dari internet, lalu kemudian digunakan untuk menjaring calon korbannya. Iming-iming harga yang jauh lebih murah dan diberi keterangan barang asli dari pengrajinnya, membuat para pembeli terlena.

Sebetulnya ciri-ciri toko online mebel furniture palsu bisa dilihat dari beberapa hal dibawah ini.

1. Nama dan Alamat hampir sama dan bahkan sangat mirip dengan penjual mebel furniture asli di jepara.

2. Harga yang ditawarkan dibawah pasaran. (Cek beberapa kompetitor jika anda berniat membeli)

3. Metode atau cara pembayaran dengan DP yang cukup lumayan besar, yaitu memaksa meminta DP lebih dari 50% dan bahkan terkadang sampai 80%

4. Iming-iming diskon besar yang ditawarkan, bisa mencapai persentase 30-70%.

5. Kalaupun ada testimonial di dalam website atau Facebook nya, itu hanya merupakan trik palsu untuk mengelabui. Mereka bisa sengaja membuat akun-akun untuk kemudian menulis sendiri testimonial yang diinginkan.

6. Biasanya penipu yang menggunakan akun FB memajang foto yang asla comot dari mesin pencari di google. Sedangkan penjual resmi/asli mengupload gambar nya dari foto asli milik pribadi. Dari bentuk fotonya akan sudah sangat kelihatan mana yang asli dan mana yang palsu. Paling gampang jika penjual resmi pasti akan memasang foto dengan gambar para pekerjanya, dan atau memberi watermark khusus sesuai nama penjualnya.

7. Kebanyakan para penipu online berkeliaran di Facebook, dan menawarkan dagangannya dengan iming-iming bisa cepat kirim dan bisa dibayar jika barang sudah sampai. Logikanya penjual resmi tidak akan mau, jika ada pembeli yang meminta pelunasan jika barang sampai, kalau belum pernah bertemu langsung dengan pembelinya. Umumnya para calon korban buta terhadap mebel furniture, baik soal bahan baku, finishing dan juga kontruksi.

-----------------------------------------------------------------------------------------------

Saran Untuk Pembeli Mebel Furniture Melalui Online

1. Biasakanlah jadi pembeli yang pintar dengan menanyakan tentang beberapa detail mebel furniture

2. Cobalah tanya harga barang yang sama ke penjual yang lain, sehingga Anda akan tau standar harga barang tersebut

3. Cek URL atau alamat FB nya (posisinya dibagian belakang tulisan www.facebok.com/...). Penipu biasanya hanya memalsukan nama tampilan, tapi menggunakan nama orang pada alamat URL nya.

4. Mintalah alamat yang jelas kepada penjual, setelah itu coba cek di google map akan kebenaran alamat itu. Jika memang sudah terdaftar kemungkinan besar itu tidak palsu.

5. Coba minta foto kartu tanda pengenal asli, lalu bisa dikirim melalui email, bbm, whatsapp, dll.

6. Lihat foto-foto dagangannya yang ditawarkan, biasanya ada tanggal atau tahun saat foto iti diunggah di FB. Semakin lama tahun foto itu, bisa jadi itu penjual resmi, karena penjual resmi pasti tidak akan berganti-ganti akun FB. Penjual asli biasanya hanya memakai 1 saja FB yang digunakannya.

7. Kalau bisa minta surat keterangan berjualan. Sekarang ini sudah sangat mudah untuk membuat suatu usaha yang legal. Bisa legalitas PT, CV, UD, atau keterangan lain.

8. Jika punya saudara di dekat alamat penjual, bisa menyuruh mengecek dulu kebenaran tempat jualannya.

--------------------------------------------------------------------------------------------------

Cara Melaporkan Toko Online Furniture Penipu Beserta Ciri2 Penipu

Maraknya penipuan berkedok toko online furniture di jejaring sosial Facebook sudah sangat meresahkan. Dengan pemberian harga yang murah dan tidak wajar membuat para calon pembeli tergiur dan tergoda, lalu pada akhirnya mentransfer uang, kemudian barang tidak dikirim dan uangpun lenyap. Jika sudah terlanjur tertipu, Anda bisa melaporkannya kepada pihak yang berwajib. Di bawah ini ada ulasan cara melaporkan tindak kriminal penipuan melalui online, silahkan disimak.

1. Datanglah ke kantor polisi terdekat dengan menceritakan kronologi perkara dengan menyertakan bukti transfer (nama pemilik rekening dan nomer rekening) dan copy percakapan

2. Jika Anda tidak mau repot, bisa mengirim email ke cybercrime@polri.go.id, caranya hampir sama seperti pelaporan pada umumnya dengan menyertakan bukti transfer, copy percakapan, nama penipu, nomer rekening dan nomer telepon yang digunakan penipu.

3. Bisa juga melaporkan ke website resmi Polisi maupun FB dan Twitter resmi Kepolisian,

  • Web     : http://www.polri.go.id/ 
  • FB        : http://www.facebook.com/DivHumasPolri
  • Twitter : http://twitter.com/DivHumasPolri

Kita sebagai manusia harus ingat Tuhan Maha Adil. Hukum karma pasti ada. Apa yang kita tanam hari ini, Kita serta anak cucu juga yang akan memetiknya. Semoga kita bisa menjadi referensi untuk keluarga, teman, dan lingkungan agar bisa saling mengingatkan sesama. Karena satu langkah kecil demi kebaikan bisa sangat berarti bagi diri dan kita semua.


Label:
, , , , , ,

Bagikan: